Jumat, 23 Oktober 2026
Peringati 27 Tahun Relokasi Ibu Kota Sambas, Bupati Satono Serukan Sinergi Lintas Sektor Majukan Daerah Perbatasan

Peringati 27 Tahun Relokasi Ibu Kota Sambas, Bupati Satono Serukan Sinergi Lintas Sektor Majukan Daerah Perbatasan

2 menit baca

SAMBAS – TERASBERITA.ID — Bupati Sambas, Satono, memimpin langsung upacara puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas pada Rabu (15/7/2026). Momentum bersejarah ini dimaknai sebagai titik refleksi atas perjalanan panjang lebih dari dua dekade pembangunan di kawasan beranda utara Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam amanatnya, Satono mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjadikan peringatan ini sebagai ajang evaluasi sekaligus mensyukuri ragam capaian strategis yang telah ditorehkan. Ia mengingatkan kembali bahwa relokasi pusat pemerintahan 27 tahun silam merupakan sebuah manuver besar yang membawa dampak struktural bagi kemajuan daerah.

“Perpindahan ini memiliki visi fundamental, yakni menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, mendekatkan rentang kendali pelayanan publik, serta mengakselerasi pemerataan pembangunan,” tegas Satono.

Usung Tema Sambas Berseri, Berkah Berkemajuan

Meski misi luhur tersebut secara bertahap telah terealisasi, Satono menekankan bahwa upaya pembangunan belum selesai dan harus terus dioptimalkan melalui kolaborasi masif di semua lini. Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas secara khusus mengusung tema “Sambas Berseri, Berkah Berkemajuan”.

Tema strategis tersebut menjadi representasi tekad pemerintah daerah untuk terus memacu laju kemajuan secara progresif, namun tetap berpijak teguh pada nilai-nilai religiusitas, pelestarian budaya lokal, dan ikatan persatuan.

Menutup arahannya, orang nomor satu di Kabupaten Sambas tersebut menaruh harapan agar bertambahnya usia pusat pemerintahan ini dapat menjadi katalisator bagi penguatan komitmen bersama seluruh jajaran birokrasi dan masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kita yakin Sambas akan terus tumbuh menjadi daerah perbatasan yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Momentum ini harus memacu kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menumbuhkan gotong royong, serta melahirkan inovasi nyata demi kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Berita Terkait