Senin, 12 Oktober 2026
Imbas Tawuran Warga di Manggarai, Penumpang KRL Tertahan Nyaris Satu Jam di Tengah Kepadatan

Imbas Tawuran Warga di Manggarai, Penumpang KRL Tertahan Nyaris Satu Jam di Tengah Kepadatan

2 menit baca

JAKARTA – TERASBERITA.ID — Aksi tawuran antarwarga yang pecah di kawasan jalur kereta api antara Stasiun Manggarai dan Pasar Minggu berdampak fatal terhadap kelancaran operasional KRL Commuter Line. Akibat insiden yang terjadi pada Jumat (21/8/2026) tersebut, perjalanan kereta terpaksa dihentikan sementara hingga memicu penumpukan penumpang berskala besar di stasiun transit.

Lisa, salah seorang pengguna jasa KRL, mengeluhkan gangguan yang membuat perjalanannya tertunda hingga hampir satu jam. Terhentinya laju kereta yang bertepatan dengan jam sibuk pulang kerja membuat peron-peron di Stasiun Manggarai penuh sesak oleh lautan manusia.

“Sudah hampir satu jam KRL tertahan di Manggarai. Stasiun ini padat sekali karena merupakan titik transit utama. Begitu jadwal KRL tertunda, imbasnya penumpang langsung menumpuk tak terkendali,” keluh Lisa saat dihubungi pada hari kejadian.

Ia beserta ribuan penumpang lainnya mengaku baru mengetahui penyebab pasti dari kelumpuhan jalur tersebut melalui pemberitahuan resmi di akun media sosial X (Twitter) @commuterline.

KAI Commuter Sampaikan Permohonan Maaf

Merespons kelumpuhan arus transportasi tersebut, pihak KAI Commuter (KRL Commuter Line) merilis permohonan maaf secara terbuka atas gangguan perjalanan, khususnya di lintas Bogor. Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa bentrokan warga terjadi di titik yang membahayakan lintasan rel, sehingga prosedur keselamatan harus ditegakkan.

“Saat ini situasi sedang dalam proses penanganan oleh petugas keamanan. Perjalanan Commuter Line di lokasi tersebut masih menunda keberangkatan dan menunggu hingga jalur dipastikan benar-benar aman untuk dilintasi,” demikian kutipan keterangan resmi dari manajemen KRL Commuter Line.

Aparat keamanan gabungan saat ini tengah berupaya meredam situasi dan mensterilkan lokasi kejadian. Guna menjaga keselamatan dan ketertiban, pihak pengelola KRL mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas di stasiun, serta terus memantau pembaruan informasi perjalanan melalui kanal-kanal resmi Commuter Line.

Berita Terkait