Senin, 12 Oktober 2026
Daftar 10 CEO Bergaji Tertinggi di Dunia: Elon Musk Tembus Rp2.359 Triliun, Picu Perdebatan Kesenjangan

Daftar 10 CEO Bergaji Tertinggi di Dunia: Elon Musk Tembus Rp2.359 Triliun, Picu Perdebatan Kesenjangan

2 menit baca

JAKARTA – TERASBERITA.ID — Tren kompensasi dan gaji jajaran Chief Executive Officer (CEO) perusahaan global mencatatkan rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Lonjakan valuasi pasar saham, penetapan target kinerja korporasi yang masif, hingga ekspansi agresif di sektor teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi katalis utama meroketnya bayaran para eksekutif puncak ini.

Di balik angka fantastis tersebut, struktur bayaran CEO rupanya tidak didominasi oleh gaji pokok. Analisis berdasarkan dokumen pengungkapan perusahaan, laporan Securities and Exchange Commission (SEC), serta data Equilar menunjukkan bahwa gaji pokok hanya menjadi bagian kecil dari total kompensasi. Porsi penyumbang terbesar justru berasal dari imbalan saham (stock awards) dan bonus insentif jangka panjang.

Kendati demikian, besaran kompensasi ini memicu perdebatan publik secara luas. Kesenjangan pendapatan yang kian menganga antara jajaran eksekutif dan karyawan biasa memunculkan pertanyaan kritis terkait pemenuhan prinsip keadilan dan etika dalam ekosistem korporasi modern.

Berikut adalah daftar 10 CEO dengan total bayaran tertinggi:


  • Elon Musk (Tesla): US$ 132,3 miliar atau setara Rp 2.359 triliun.

  • Dylan Field (Figma): US$ 864,4 juta atau setara Rp 15,4 triliun.

  • Shankh Mitra (Welltower): US$ 821,1 juta atau setara Rp 14,6 triliun.

  • Kasra “Kaz” Nejatian (Opendoor Technologies): US$ 741,1 juta atau setara Rp 13,2 triliun.

  • Robert “RJ” Scaringe (Rivian Automotive): US$ 402,6 juta atau setara Rp 7,1 triliun.

  • Niraj Shah (Wayfair): US$ 280,8 juta atau setara Rp 5,01 triliun.

  • Hock E. Tan (Broadcom): US$ 205,3 juta atau setara Rp 3,6 triliun.

  • Peter Gassner (Veeva Systems): US$ 172,4 juta atau setara Rp 3,07 triliun.

  • David Zaslav (Warner Bros. Discovery): US$ 165 juta atau setara Rp 2,94 triliun.

  • David Solomon (Goldman Sachs): US$ 118,9 juta atau setara Rp 2,12 triliun.

Berita Terkait