Minggu, 11 Oktober 2026
BMKG Peringatkan Indonesia Masuk Fase El Nino Kuat, Enam Provinsi Waspada Karhutla

BMKG Peringatkan Indonesia Masuk Fase El Nino Kuat, Enam Provinsi Waspada Karhutla

2 menit baca

JAKARTA – TERASBERITA.ID — Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini telah resmi memasuki kategori fenomena iklim El Nino kuat.

“Untuk saat ini kondisinya sudah masuk ke kategori El Nino kuat,” ujar Faisal usai menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026) malam.

Faisal menerangkan, fenomena El Nino terpicu oleh kenaikan anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur hingga melampaui ambang batas 0,5 derajat Celsius. Kondisi termal tersebut memastikan siklus El Nino berada dalam status aktif dan berdampak langsung pada penurunan curah hujan di kawasan nusantara.

Menghadapi potensi kekeringan ekstrem, BMKG memprioritaskan dua fokus penanganan utama: pengamanan cadangan air baku di waduk-waduk strategis serta pencegahan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemerintah memetakan enam provinsi rawan karhutla yang menjadi fokus pengawasan intensif:

  • Riau

  • Jambi

  • Sumatra Selatan

  • Kalimantan Barat

  • Kalimantan Tengah

  • Kalimantan Selatan

“Langkah antisipasi dioptimalkan lewat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mempercepat pengisian volume waduk, sekaligus pembasahan lahan gambut yang rentan terbakar agar titik api tidak meluas,” papar Faisal.

Pemerintah Siapkan Mitigasi Sektor Pangan dan Ekonomi

Ditemui secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa jajaran pemerintah tidak boleh lengah mengingat intensitas El Nino berpotensi terus merangkak naik.

Menurut AHY, puncak kemarau yang berbarengan dengan El Nino kuat menuntut kesiapsiagaan lintas kementerian agar krisis air bersih dan karhutla tidak merembet ke ketahanan pangan serta stabilitas ekonomi nasional.

“Kita harus menyiapkan langkah mitigasi sebaik mungkin agar kombinasi El Nino dan musim kemarau ini tidak memicu dampak destruktif bagi masyarakat, terutama ancaman gangguan terhadap pasokan pangan dan roda perekonomian nasional secara keseluruhan,” tegas AHY.

Berita Terkait