Pemkab Sambas mendorong perempuan semakin berdaya, mandiri, dan berperan strategis dalam pembangunan daerah pada momentum Hari Kartini.
SAMBAS, TERASBERITA.ID – Pemerintah Kabupaten Sambas mendorong perempuan semakin berdaya dan berperan strategis dalam pembangunan daerah pada momentum peringatan Hari Kartini tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi menghadiri kegiatan tersebut bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sambas, Yunisa, di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (22/4/2026).
Heroaldi hadir mewakili Bupati Sambas dalam kegiatan yang diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah se-Kalimantan Barat, serta organisasi perempuan. Ia menilai peringatan Hari Kartini harus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perempuan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Semangat Kartini harus kita maknai sebagai dorongan nyata bagi perempuan untuk terus mengambil peran strategis dalam percepatan pembangunan daerah. Di Kabupaten Sambas, perempuan memiliki kontribusi penting di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pemerintahan,” ujar Heroaldi.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan semangat Kartini tetap relevan untuk mendorong kemajuan bangsa. “Kartini adalah pelopor emansipasi. Ia memperjuangkan kesetaraan bukan untuk menandingi laki-laki, tetapi menegaskan bahwa perempuan berhak berkembang, belajar, dan berkarya,” kata Ria.
Ketua TP-PKK Kalimantan Barat Erlina membacakan pidato Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming. Pidato tersebut menyebutkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) 2024 mencapai 91,85, tetapi peningkatannya masih relatif lambat sehingga membutuhkan upaya kolaboratif lintas sektor.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sambas Yunisa berharap peringatan Hari Kartini memperkuat peran perempuan di tengah masyarakat. “Semoga semangat juang Kartini terus menginspirasi perempuan, khususnya di Kabupaten Sambas, untuk semakin berdaya, mandiri, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan di berbagai bidang,” ungkap Yunisa.
Peringatan tersebut ditutup dengan pemotongan tumpeng dan parade wastra yang menampilkan kekayaan budaya serta kearifan lokal daerah. Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda peringatan Hari Kartini tingkat Provinsi Kalimantan Barat.