Sabtu, 10 Oktober 2026
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina di Manila, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza

Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina di Manila, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza

2 menit baca

JAKARTA – TERASBERITA.ID — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan Sosial Palestina, Samah Hamad. Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono kembali menegaskan komitmen teguh rakyat dan pemerintah Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Pertemuan kedua menteri berlangsung di sela rangkaian agenda Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Ministers’ Meeting, Post-Ministerial Conferences and Related Meetings (AMM-PMC) di Manila, Filipina.

Sugiono menegaskan bahwa Palestina merupakan mitra sekaligus negara sahabat yang menempati posisi istimewa bagi Indonesia.

“Wujud dukungan Indonesia tidak hanya sebatas konsistensi politik dan diplomasi di panggung internasional, melainkan diwujudkan secara nyata melalui berbagai bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina,” ujar Sugiono dalam siaran resmi Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu (25/7/2026).

Komitmen Penuh Rekonstruksi Pascaperang di Gaza

Kepada Menteri Hamad, Sugiono menerangkan bahwa aliran bantuan kemanusiaan dari Indonesia terus mengalir berkat solidaritas sukarela dari berbagai elemen masyarakat. Tak hanya tanggap darurat, Indonesia juga berkomitmen penuh mendukung pemerintah Palestina dalam agenda rekonstruksi infrastruktur di Jalur Gaza pascakonflik.

“Penguatan kapasitas kelembagaan otoritas Palestina serta pemulihan wilayah Gaza melengkapi misi kemanusiaan Indonesia. Ini adalah wujud nyata komitmen Indonesia sebagai mitra sejati Palestina,” tegas Sugiono.

Palestina Apresiasi Solidaritas Indonesia

Sementara itu, Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad memaparkan situasi terkini serta besarnya tantangan kemanusiaan dan ekonomi yang tengah dihadapi warganya. Atas nama bangsa Palestina, ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam atas konsistensi dukungan moral maupun materiil dari pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Hamad secara khusus menyoroti inisiatif bantuan yang digalang oleh komunitas sipil dan sektor swasta di Indonesia. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi satu pintu dengan Otoritas Palestina agar pendistribusian logistik bantuan berjalan tepat sasaran serta langsung menyentuh warga yang paling membutuhkan.

Selain itu, pihak Palestina berharap diplomasi Indonesia dapat terus memainkan peran kunci di forum multilateral, terutama dalam menekan pembukaan blokade dan memperlancar koridor masuk bantuan kemanusiaan yang masih tertahan di perbatasan.

Berita Terkait