Imbas Bandara Soetta Tutup akibat Abu Vulkanik, KAI Daop 6 Tambah Perjalanan Kereta Yogya-Jakarta
JAKARTA – TERASBERITA.ID — Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta imbas indikasi sebaran abu vulkanik di langit Jabodetabek membuat moda transportasi darat menjadi alternatif utama. Merespons pergeseran mobilitas tersebut, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta resmi mengoperasikan perjalanan kereta api tambahan menuju Jakarta pada Minggu (6/9/2026).
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa langkah strategis ini diambil guna mengakomodasi masyarakat yang terdampak gangguan penerbangan komersial.
“Kami menyiapkan perjalanan kereta api tambahan agar masyarakat tetap memiliki kepastian opsi transportasi untuk melanjutkan aktivitas maupun perjalanannya,” ujar Feni dalam keterangan resminya, Minggu (6/9/2026).
Guna melayani lonjakan arus penumpang tersebut, KAI menyiapkan dua armada tambahan dengan rincian jadwal sebagai berikut:
-
KA Tambahan Relasi Yogyakarta-Gambir: Diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 18.20 WIB.
-
KA Tambahan Relasi Malang-Gambir: Diberangkatkan dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB (melintasi Kertosono dan Solo), tiba di Stasiun Yogyakarta pukul 02.32 WIB, dan kembali diberangkatkan menuju Stasiun Gambir pada pukul 02.37 WIB.
Protokol Kesehatan Penumpang di Tengah Sebaran Abu
Seiring dengan fenomena sebaran abu vulkanik, pihak KAI Daop 6 turut mengeluarkan peringatan mitigasi kesehatan bagi seluruh calon penumpang. Feni mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung guna mencegah iritasi.
“Kurangi aktivitas di area terbuka dan hindari menyentuh mata. Pastikan pula barang bawaan, termasuk konsumsi makanan dan minuman, dalam kondisi tertutup rapat,” jelasnya.
Bagi penumpang yang mengalami keluhan medis seperti sesak napas atau iritasi mata akibat paparan abu di area stasiun, KAI meminta untuk segera melapor kepada petugas agar mendapatkan penanganan pertama.
KAI memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait. Masyarakat diimbau untuk mengecek informasi perjalanan dan ketersediaan tiket secara berkala melalui kanal resmi aplikasi, Contact Center KAI121, maupun media sosial resmi KAI121.