Siap Tembus Pasar Sarawak, Pemkab Sambas Kebut Dokumen dan Standarisasi Ekspor Beras Premium
SAMBAS – TERASBERITA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas bersama Dinas Pertanian setempat tengah mengakselerasi persiapan dokumen administratif dan standarisasi kualitas guna menembus pasar ekspor beras premium ke Kuching, Sarawak, Malaysia. Langkah strategis lintas negara ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Sambas pascakunjungan Menteri Pangan Sarawak beberapa waktu lalu.
Upaya penetrasi pasar mancanegara ini dinilai krusial, tidak hanya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, melainkan juga sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kumindag) Kabupaten Sambas, Hermanto, menegaskan bahwa percepatan ekspor ini menuntut kesiapan komprehensif, mulai dari kelengkapan dokumen hingga komunikasi intensif dengan pihak perusahaan eksportir.
Fokus Legalitas Kemasan dan Kualitas Bibit Unggul
Hermanto menyoroti bahwa produk beras asal Sambas sejatinya telah memiliki merek dagang mandiri. Oleh karena itu, pemenuhan aspek legalitas dan standardisasi kemasan kini menjadi prioritas utama pemerintah daerah agar produk lokal mampu bersaing secara kompetitif di pasar luar negeri.
“Selama ini produk kita sudah memiliki merek sendiri. Jadi, kemasan dan legalitas itu menjadi prioritas yang sedang kita siapkan secara matang,” urai Hermanto, Jumat (8/5/2026).
Di sektor hulu, pemerintah daerah juga mengintensifkan pembinaan kepada sejumlah kelompok tani. Para petani diarahkan untuk menggunakan varietas bibit unggul guna memastikan hasil panen memenuhi spesifikasi dan standar kualitas tinggi yang dipersyaratkan oleh pasar Malaysia. Pemerintah telah memberikan sampel beras ekspor dan mendata kelompok tani yang siap memproduksi komoditas dengan bibit dan mutu yang seragam.
Guna mematangkan kesiapan rantai pasok ekspor, Pemkab Sambas juga dijadwalkan akan segera berkoordinasi dengan Perum Bulog. Hermanto menyebutkan bahwa delegasi dari Sarawak diproyeksikan akan melakukan kunjungan balasan ke Sambas dalam waktu dekat untuk membahas rincian kesepakatan dagang.
“Kita sudah mempersiapkan diri. Nanti akan ada kunjungan balasan dari pihak Kuching. Melalui pertemuan itulah baru kita akan bicara lebih rinci mengenai kuota kebutuhan dan syarat-syarat teknis yang mereka minta,” pungkasnya.