Teras Berita
No Result
View All Result
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
No Result
View All Result
Teras Berita
No Result
View All Result
Home Opinion

Rencana Apel Akbar Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi, INSIGHT: Sekenario Politik Adu Domba ?

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TerasBerita.id – Rencana apel akbar Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi yang bakal digelar di Tugu Proklamasi pada Minggu (22/9/2024), terus menuai sorotan publik.

Direktur Institut Studi Inovatif Generasi & Humanitas Terpadu (INSIGHT), Dede Rosyadi, menganggap gerakan ini bukan sekadar dukungan terhadap Presiden Jokowi, melainkan upaya untuk memecah belah masyarakat dan merusak citra sang presiden Republik Indonesia.

“Isu Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi tampaknya lebih mengarah pada adu domba, dan sengaja diciptakan untuk memperkeruh suasana politik. Apalagi, sosok Koordinator Sukodigdo Wardoyo tampaknya fiktif dan tidak dikenal publik,’ ujar Deros sapaan akrab Dede Rosyadi kepada wartawan, Sabtu (6/9/2024).

Lebih jauh Deros menegaskan, nama Sukodigdo Wardoyo belum pernah terdengar sebelumnya di kancah politik maupun sosial. Hal ini menimbulkan kecurigaan, bahwa tokoh ini hanyalah rekaan semata.

“Jika Sukodigdo adalah sosok nyata, mengapa tak ada kejelasan soal keberadaannya?. Ini justru memperkuat dugaan bahwa gerakan ini dimanfaatkan untuk menciptakan kondisi yang tidak kondusif,” tandasnya.

Menurutnya, ada indikasi kuat bahwa narasi yang dibawa oleh Pasukan Berani Mati Pembela Jokowi tidak lain adalah sebuah skenario politik yang bertujuan untuk menciptakan ketegangan dan mengadu domba masyarakat.

Informasi absurd mengenai figur sentral gerakan ini menambah kecurigaan, bahwa gerakan ini hanyalah strategi untuk memancing reaksi negatif terhadap Presiden Joko Widodo

Deros menyimpulkan, bahwa masyarakat perlu waspada terhadap gerakan-gerakan seperti ini, yang berpotensi memperkeruh suasana politik dan merusak keharmonisan nasional.

“Kita harus lebih kritis dalam menanggapi isu-isu yang mungkin saja dibuat-buat untuk tujuan tertentu,” tegas Deros.

Reporter: Farhan Firmansyah

Redaktur: Ken

 

 

Tags: Dede RosyadiDerosINSIGHTInstitut Studi Inovatif Generasi & Humanitas Terpadu (INSIGHT)JakartaJokowiOpiniPolitikPresiden Joko Widodo

Related Posts

H. Ahmad Rifaudin, S.Ag., M.Pd/Terasberita.id
Opinion

Merawat Tradisi, Meraih Masa Depan: Transformasi Pesantren di Era Digital

Juli 11, 2025
News

Penanganan Banjir Jabodetabek, PU Kerahkan Tim Tanggap Darurat dan Pompa Mobile

Juli 9, 2025
News

Mencetak Generasi Qur’ani Berprestasi, MA Nurani Tahfidh Raih Akreditasi A dan Kirim Alumni ke Kampus Dunia

Juli 8, 2025
News

KH. Ma’ruf Amin: Santri Hafiz Al-Qur’an Sebagai Pilar Dalam Menghadapi Disinformasi dan Globalisasi

Juli 1, 2025
News

Prediksi Cuaca di Jakarta Hari Ini, Jumat 25 April 2025

April 25, 2025
News

Bangunan Liar di Bantaran Kali CBL Cikarang Dibongkar

April 16, 2025
Next Post

TBRC Rilis Hasil Survei Mengukur Peta Kekuatan Suara di Pilkada Kaltim

National

Video H+7 Lebaran, Jalur Limbangan-Malangbong Garut Padat

Maret 28, 2026

TERAS BERITA -- Kondisi lalu lintas di jalur mudik Limbangan–Malangbong terpantau padat pada hari ketujuh pasca Idul Fitri 2026. Kepadatan...

Read more

Video: H+7 Lebaran, Lalin Arah Puncak Padat Merayap

Maret 28, 2026
One Way Arah Jakarta Diterapkan, Kendaraan Menuju Puncak Bogor Disetop. - news berita dari detik

One Way Arah Jakarta Diterapkan, Kendaraan Menuju Puncak Bogor Disetop

Maret 28, 2026
Hari Ini, Naik Transjakarta Cuma Bayar Rp 12 Buat Penumpang Pakai Aplikasi. - news berita dari detik

Hari Ini, Naik Transjakarta Cuma Bayar Rp 12 Buat Penumpang Pakai Aplikasi

Maret 28, 2026
Bahlil Minta Rakyat Hemat Gas: Kalau Masak Pakai LPG, Jangan Kompornya Boros. - news berita dari detik

Bahlil Minta Rakyat Hemat Gas: Kalau Masak Pakai LPG, Jangan Kompornya Boros

Maret 28, 2026

seedbacklink

Seedbacklink

Teras Berita

Jalan MT Haryono Kav 10
Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta

Follow us

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2
  • News
  • National
  • Lifestyle
  • Opinion
  • Tech

© 2023 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version