Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Austria dan Hungaria Usai Kunjungan Prancis
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melanjutkan lawatan kenegaraan ke Austria dan Hungaria setelah menyelesaikan kunjungan resminya di Prancis pada akhir Mei 2026. Kedua negara Eropa Tengah itu menjadi destinasi berikutnya dalam rangkaian diplomasi strategis Presiden di kawasan Eropa.
Juru Bicara Partai Gerindra mengonfirmasi bahwa Austria dan Hungaria masuk dalam agenda lawatan Presiden Prabowo seusai pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris. Kunjungan ini disebut bertujuan memperkuat kerja sama industri dan pertahanan antara Indonesia dengan kedua negara tersebut.
“Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan ke Austria dan Hungaria untuk memperkuat kerja sama di bidang industri dan pertahanan,” kata Juru Bicara Gerindra, Jumat (29/5).
Kunjungan ke Austria menjadi sorotan mengingat rekam jejak hubungan pertahanan Indonesia dengan negara itu. Saat masih menjabat Menteri Pertahanan pada 2020, Prabowo sempat menjajaki pembelian 15 unit jet tempur Eurofighter Typhoon bekas milik Angkatan Udara Austria. Rencana tersebut saat itu memicu perdebatan publik dan protes dari sejumlah pihak.
Lawatan ke tiga negara Eropa — Prancis, Austria, dan Hungaria — ini merupakan kunjungan ketiga Prabowo ke Prancis dalam kurun lima bulan terakhir. Intensitas perjalanan luar negeri Presiden tersebut menuai kritik dari sejumlah kalangan yang menilai anggaran perjalanan dinas terlalu besar.
Namun, Gerindra menepis tuduhan pemborosan anggaran. Partai pendukung utama pemerintahan itu menyatakan setiap kunjungan Presiden membawa manfaat konkret bagi kepentingan nasional, termasuk peluang investasi dan penguatan aliansi strategis di tingkat global.
Pengamat politik Denny JA menyebut pertemuan Macron-Prabowo di Istana Elysee sebagai langkah awal pembentukan poros baru negara-negara menengah. “Prancis dan Indonesia bersama-sama bisa menjadi arsitek poros baru yang memperkuat suara negara-negara menengah di panggung internasional,” ujarnya.
Belum ada keterangan resmi dari Istana Kepresidenan mengenai jadwal pasti keberangkatan Presiden ke Wina dan Budapest. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Austria dan Hungaria disebut telah melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan Kepala Negara.