Selasa, 20 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem UKM, Pemkab Sambas Gencarkan Literasi Keuangan dan Fasilitasi Ruang Promosi

Perkuat Ekosistem UKM, Pemkab Sambas Gencarkan Literasi Keuangan dan Fasilitasi Ruang Promosi

2 menit baca

JAKARTA – TERASBERITA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur bisnis para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Salah satu langkah strategis yang kini secara konsisten digencarkan adalah peningkatan pemahaman literasi keuangan, guna memastikan manajemen modal dan perputaran profit usaha dapat dikelola serta terukur secara presisi.

Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, menegaskan bahwa kunci keberlanjutan sebuah usaha sangat bergantung pada tata kelola keuangan yang sehat. Melalui sosialisasi yang dilakukan secara bertahap hingga menyentuh akar rumput, Pemkab Sambas menargetkan agar seluruh pelaku UKM di wilayahnya melek secara finansial.

“Dengan pengetahuan manajemen keuangan yang baik, pelaku UKM bisa mencatat pemasukan dan pengeluaran, menghitung modal dan biaya produksi, hingga mengelola keuntungan secara optimal,” urai Heroaldi dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).

Benteng Terhadap Jerat Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Lebih lanjut, program literasi keuangan ini juga dirancang sebagai langkah preventif pemerintah daerah untuk melindungi para pelaku usaha dari jerat kejahatan finansial. Heroaldi secara khusus mengimbau para pedagang agar tidak mudah tergiur dengan tawaran pinjaman modal instan bersyarat tidak masuk akal yang berisiko menghancurkan usaha.

“Masyarakat diimbau agar selalu waspada terhadap jerat pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, dan berbagai bentuk penipuan keuangan lainnya,” tegasnya.

Selain penguatan kapasitas dari sisi manajemen manajerial, Pemkab Sambas juga memfasilitasi perluasan jangkauan pasar bagi produk-produk lokal. Salah satu wujud dukungan nyata tersebut adalah penyediaan akses promosi strategis di arena Car Free Day (CFD) yang diselenggarakan setiap akhir pekan di kawasan Kantor Bupati Sambas.

Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Sambas, Yunisa, menilai langkah tersebut sangat berdampak pada roda ekonomi kerakyatan. “CFD memberikan ruang yang sangat strategis bagi para pelaku UKM untuk mempromosikan produknya secara langsung kepada masyarakat luas,” paparnya.

Sejalan dengan inisiatif tersebut, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas juga terus berupaya mendongkrak tingkat animo kunjungan warga ke arena CFD. Kehadiran massa yang masif dinilai sebagai peluang emas bagi para pelaku usaha lokal untuk meningkatkan omzet, sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah agar lebih berdaya saing di pasaran.

Berita Terkait