Selasa, 13 Oktober 2026
Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran

2 menit baca

JAKARTA – TERASBERITA.ID — Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas mengenaskan di dalam gardu listrik Lintas Raya Terpadu (LRT) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9/2026) petang. Korban diduga kuat meregang nyawa akibat tersengat arus listrik tegangan tinggi saat merencanakan pencurian kabel di instalasi vital tersebut.

Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto, mengungkapkan bahwa jasad pria nahas itu pertama kali dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diketahui menyusup masuk melalui celah bagian bawah gardu dan memanjat hingga ke lantai dua.

Dugaan niat kejahatan pencurian ini diperkuat dengan temuan sejumlah barang bawaan korban di tempat kejadian perkara (TKP). Polisi sama sekali tidak menemukan kartu identitas (KTP) pada tubuh korban, melainkan perkakas pertukangan.

“Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik, gergaji besi, beserta topi. Diduga kuat ia tersengat listrik tegangan tinggi karena hendak mengambil (mencuri) kabel di gardu listrik tersebut,” ungkap Suminto kepada wartawan, Selasa malam.

Aliran Listrik Dipadamkan Sementara untuk Evakuasi

Gardu listrik yang menjadi lokasi kejadian merupakan salah satu fasilitas utama penyuplai pasokan listrik untuk operasional LRT yang berada membentang di atasnya. Guna mengamankan proses evakuasi jasad korban, aliran listrik di gardu tersebut terpaksa dipadamkan sementara waktu.

Meski melibatkan instalasi vital, Suminto memastikan bahwa langkah pemadaman lokal tersebut tidak mengganggu kelancaran jadwal operasional perjalanan kereta LRT.

Saat ini, jenazah pria berstatus ‘Mr. X’ tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian secara medis, sembari terus melakukan pendalaman guna menelusuri identitas korban dan motif lengkap di balik insiden ini.

Berita Terkait