TERAS BERITA – JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana mengembangkan fasilitas ruang terbuka hijau (RTH) dan perpustakaan daerah untuk meningkatkan aktivitas positif bagi anak-anak.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) yang mulai efektif pada 28 Maret 2026.
“Kami memandang regulasi ini sebagai kesempatan untuk mendorong anak-anak lebih banyak beraktivitas di dunia nyata dengan belajar, bermain, dan bersosialisasi secara sehat,” jelas Chico saat dihubungi, Sabtu.
Menurut dia, kebijakan tersebut juga selaras dengan komitmen Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung untuk menciptakan Jakarta sebagai kota yang ramah anak.
Untuk itu, lanjut Chico, Pemprov DKI akan memperkuat pengemb
Untuk itu, lanjut Chico, Pemprov DKI akan memperkuat pengembangan fasilitasofflinesebagai alternatif positif, antara lain dngan melakukan revitalisasi taman kota dan ruang terbuka hijau sebagai ruang bermain yang aman dan inklusif.
Kemudian, Pemprov DKI juga ingin mengembangkan perpustakaan daerah, perpustakaan keliling, serta program literasiofflinedi sekolah dan komunitas.
Penambahan fasilitas olahraga, kesenian, dan kegiatan ekstrakurikuler berbasis komunitas juga akan dilakukan untuk menambah kegiatan positif anak.
“Program ini bagian dari upaya holistik mendukung tumbuh kembang anak, di mana waktu luang lebih banyak diisi aktivitas nyata yang mendukung kreativitas, kesehatan fisik, dan interaksi sosial. Kami mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama mendukung implementasi ini (PP Tunas) dengan bijak,” ungkap Chico.
