TERAS BERITA – BOGOR — Wakapolda Jawa Barat (Jabar) Brigjen Adi Vivid meninjau Pos Gadog di wilayah Puncak, Bogor. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan bahwa terjadi penurunan angkakecelakaandi wilayah hukum Polres Bogor selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 dibandingkan tahun lalu.
“Saya tadi juga sudah mendengar hasil-hasil yang dicapai oleh Polres Bogor. Alhamdulillah secara keseluruhan laka lantas, kemudian fatalitas tahun ini menurun dibandingkan kemarin,” kata Vivid, Sabtu (28/3/2026).
Terpisah, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, berdasarkan hasil analisis dan evaluasi (anev) selama 13 hari operasi, kecelakaan di wilayah hukumnya turun sebesar 12 persen dibanding tahun lalu.
“Nah, dari anev sendiri, selama 13 hari pelaksanaan operasi, kita menilai dari anev terjadi peningkatan yang cukup bagus bahwa dari kecelakaan lalu lintas secara kuantitas dia menurun 12 persen ya,” jelasnya.
mengatakan, pada 2025, terjadi 41 kecelakaan di wilayah huku
Dia mengatakan, pada 2025, terjadi 41 kecelakaan di wilayah hukum Polres Bogor. Tahun ini, dia menyebut angkanya menurun menjadi 36 kecelakaan.
“Dari di tahun sebelumnya, di tahun 2025, selama pelaksanaan operasi itu, jumlah kecelakaan yang terjadi itu ada 41. Kemudian di tahun ini, di operasi tahun ini, itu menurun menjadi 36 kejadian. Artinya turun sebanyak 12 persen untuk kuantitas kecelakaan atau jumlah kecelakaan,” bebernya.
Kemudian kualitas kecelakaan, dia menyampaikan, juga terjadi penurunan. Pada tahun lalu, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang akibat kecelakaan. Tahun ini dua orang meninggal dunia.
“Jadi lebih dari 80 persen, jadi dari 12 korban meninggal dunia selama Operasi Ketupat di tahun 2025, untuk tahun ini di selama Operasi Ketupat di 2026 yang meninggal dunia dua orang ya. Jadi bisa lihat cukup jauh, kuantitas menurun secara kualitas juga kecelakaannya menurun tajam,” sebutnya.










