Perkuat Kawasan Singbebas, Pemkab Sambas dan Bengkayang Sepakat Selaraskan Pembangunan Terintegrasi
SAMBAS – TERASBERITA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas dan Pemkab Bengkayang sepakat untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan secara terintegrasi di kawasan perbatasan. Sinergi strategis ini terjalin dalam rangkaian kunjungan kerja Bupati Sambas, Satono, ke Kabupaten Bengkayang pada Selasa (11/8/2026).
Dalam lawatan tersebut, Bupati Satono yang turut memboyong Sekretaris Daerah (Sekda) beserta jajaran kepala dinas disambut langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis. Fokus utama dari pertemuan antar-pimpinan daerah ini adalah mendiskusikan langkah-langkah strategis pembangunan di kawasan perbatasan yang mencakup tiga wilayah utama: Singkawang, Bengkayang, dan Sambas (Singbebas).
“Kebijakan pembangunan yang dirumuskan bersama harus saling mendukung dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas di ketiga kawasan,” ujar Satono.
Ia turut memberikan apresiasi atas keterbukaan Pemkab Bengkayang dalam merajut sinergi lintas daerah. Menurut Satono, penyelarasan arah kebijakan ini sangat esensial agar kawasan Singbebas dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang semakin solid dan berdaya saing di wilayah utara Kalimantan Barat.
Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Menyambut baik inisiatif tersebut, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan kesiapannya untuk mengawal komitmen bersama ini. Ia memandang kunjungan kerja rombongan Pemkab Sambas bukan sekadar silaturahmi protokoler, melainkan wujud nyata keseriusan kepala daerah dalam mengeksekusi percepatan pembangunan regional.
“Keterpaduan konektivitas dan potensi ekonomi antarwilayah sangat krusial untuk memajukan perekonomian kawasan secara keseluruhan,” tutur Darwis.
Dalam forum rapat koordinasi yang berlangsung interaktif tersebut, jajaran Pemkab Bengkayang juga memaparkan sejumlah capaian prioritas pembangunan di kawasan perbatasan mereka, yang meliputi peningkatan kualitas infrastruktur jalan hingga penyediaan fasilitas publik.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus mengawal penyusunan program terpadu. Fokus utama ke depan mencakup penyelarasan infrastruktur jalan penghubung antarkabupaten, pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta penguatan sektor-sektor unggulan agar dampak positif pembangunannya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat di tapal batas negara.