Teras Berita
No Result
View All Result
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
No Result
View All Result
Teras Berita
No Result
View All Result
Home News

Menkeu berasumsi depresiasi Rupiah lebih baik dari negara tetangga

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia yang sebenarnya. Menurutnya, meskipun nilai rupiah mengalami tekanan, perbandingan dengan negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia menunjukkan bahwa situasi Indonesia masih lebih baik. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar.

Pelemahan mata uang adalah fenomena yang sering terjadi, terutama dalam situasi global yang tidak menentu. Purbaya menjelaskan bahwa berbagai faktor mempengaruhi nilai tukar, termasuk dinamika pasar internasional, kebijakan moneter di negara lain, serta faktor internal ekonomi Indonesia. Meski rupiah terkoreksi, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makroekonomi tetap menjadi fokus utama pemerintah.

Menteri Keuangan juga menambahkan bahwa pemerintah telah menerapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi. Salah satunya adalah kebijakan fiskal yang responsif serta pengelolaan utang negara yang prudent. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan fundamental ekonomi Indonesia akan tetap kuat, yang pada gilirannya akan mendukung penguatan nilai rupiah di masa mendatang.

Dalam konteks global, banyak negara yang juga mengalami tantangan serupa. Thailand dan Malaysia, misalnya, menghadapi kondisi yang tidak menguntungkan, sehingga pelemahan nilai mata uang mereka lebih signifikan dibandingkan Indonesia. Purbaya menekankan pentingnya perbandingan ini untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi ekonomi nasional.

Di samping itu, Purbaya optimis bahwa dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan kedisiplinan dalam kebijakan anggaran, Indonesia akan mampu mengatasi tekanan yang ada. Ia mengajak masyarakat untuk tidak panik dan tetap optimis terhadap prospek ekonomi ke depan. Kekuatan domestik dan kepercayaan investor menjadi kunci dalam menjaga daya beli dan stabilitas nilai tukar.

Dengan penjelasan tersebut, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami konteks perubahan nilai tukar dan memberi dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Investasi dalam pasar dalam negeri serta dukungan terhadap produk lokal diharapkan dapat membantu menguatkan ekonomi, yang pada akhirnya berimbas positif pada nilai rupiah.

Meneruskan diskusi tentang ekonomi, Purbaya juga mengingatkan bahwa penguatan ekonomi tidak hanya bergantung pada nilai tukar, melainkan juga pada berbagai sektor lain seperti industri, perdagangan, dan sektor jasa. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Akhirnya, menteri menekankan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk memantau perkembangan pasar secara intensif dan akan terus mengambil langkah yang dibutuhkan untuk memastikan perekonomian Indonesia tetap tangguh. Masyarakat juga diharapkan untuk tetap optimistis dan ikut berkontribusi dalam membangun perekonomian nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Related Posts

Ekonomi Bisnis

Lobi Pusat Berhasil, Bupati Satono Bawa Program Sekolah Rakyat Kemensos ke Kabupaten Sambas

April 2, 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
National

Menaker: WFH 1 Hari per Minggu untuk Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD

April 2, 2026
National

Hadirkan Pembicara Lintas Negara, Sambas Jadi Tuan Rumah Seminar Internasional Dai Kawasan Borneo

April 2, 2026
Infrastruktur

Bupati Satono Koordinasikan Pelaksanaan Upgrading Dai dan Seminar Internasional di Wilayah Perbatasan

April 2, 2026
National

Bupati Sambas Pimpin Upacara Pelepasan Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/GTY ke Papua

April 2, 2026
Korlantas siapkan one way lokal KM 390-KM 70 antisipasi kepadatan. - news berita dari antara
National

Korlantas siapkan one way lokal KM 390-KM 70 antisipasi kepadatan

Maret 28, 2026
Next Post

Prabowo perintahkan bangun PLTS 100 gigawatt dorong elektrifikasi

Ekonomi Bisnis

Lobi Pusat Berhasil, Bupati Satono Bawa Program Sekolah Rakyat Kemensos ke Kabupaten Sambas

April 2, 2026

TERASBERITA ID, SAMBAS - Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I. MH melakukan pertemuan khusus bersama Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr...

Read more
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

Menaker: WFH 1 Hari per Minggu untuk Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD

April 2, 2026

Hadirkan Pembicara Lintas Negara, Sambas Jadi Tuan Rumah Seminar Internasional Dai Kawasan Borneo

April 2, 2026

Bupati Satono Koordinasikan Pelaksanaan Upgrading Dai dan Seminar Internasional di Wilayah Perbatasan

April 2, 2026

Bupati Sambas Pimpin Upacara Pelepasan Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/GTY ke Papua

April 2, 2026

seedbacklink

Seedbacklink

Teras Berita

Jalan MT Haryono Kav 10
Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta

Follow us

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2
  • News
  • National
  • Lifestyle
  • Opinion
  • Tech

© 2023 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version