Teras Berita
No Result
View All Result
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
No Result
View All Result
Teras Berita
No Result
View All Result
Home News

Kemenkeu catat penerimaan bea cukai turun hingga Rp44,9 triliun

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai mencapai Rp44,9 triliun per Februari 2026. Angka ini setara dengan 13,4 persen dari target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2026. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi penurunan sebesar 14,7 persen. Menurut Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, realisasi penerimaan ini menunjukkan kontraksi signifikan. “Kami mencatat bahwa penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp44,9 triliun, yang jika dibandingkan dengan Februari 2025 lalu sebesar Rp52,6 triliun, mengalami penurunan sekitar Rp7 triliun,” jelas Suahasil dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Maret 2026 di Jakarta.

Dalam rincian lebih lanjut, penerimaan cukai tercatat mencapai Rp34,4 triliun, yang menyumbang 14,1 persen dari target APBN 2026. Angka ini juga menunjukkan penurunan tahunan sebesar 13,3 persen, yang disebabkan oleh penurunan produksi di akhir tahun 2025. Meskipun demikian, Suahasil optimis bahwa dengan adanya peningkatan produksi yang terjadi pada Januari dan Februari 2026, akan ada potensi kenaikan penerimaan dari cukai melalui penundaan pembayaran yang mungkin terjadi. “Kami berharap dalam dua bulan ke depan, penerimaan dari sektor cukai dapat meningkat,” tambahnya.

Di sisi lain, penerimaan bea keluar tercatat sebesar Rp2,8 triliun, atau 6,5 persen dari target APBN, mengalami penurunan yang signifikan sebesar 48,4 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan ini dipengaruhi oleh anjloknya harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) di pasar global. Sementara itu, untuk penerimaan bea masuk, angka yang dicatatkan adalah Rp7,8 triliun, atau 15,6 persen dari target APBN, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 1,7 persen akibat meningkatnya aktivitas impor.

Di sisi lain, penerimaan pajak juga menunjukkan tren positif. Hingga akhir Februari 2026, pemerintah berhasil mengumpulkan penerimaan pajak bersih (netto) sebesar Rp245,1 triliun yang tumbuh sebesar 30,4 persen secara tahunan. Angka tersebut setara dengan 10,4 persen dari total target APBN tahun ini, menunjukkan bahwa sektor pajak masih mampu memberikan kontribusi signifikan meskipun ada tantangan di sektor cukai dan kepabeanan.

Dengan kondisi ini, pemerintah akan terus memantau perkembangan sektor-sektor yang berpengaruh terhadap penerimaan negara, guna memastikan target-target dalam APBN dapat tercapai dengan baik. Adanya langkah-langkah proaktif diharapkan dapat meningkatkan kinerja penerimaan pajak, cukai, dan kepabeanan ke depan. Masyarakat dan pelaku bisnis juga diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung peningkatan penerimaan negara melalui kepatuhan terhadap peraturan perpajakan dan kepabeanan yang berlaku.

Related Posts

Ekonomi Bisnis

Lobi Pusat Berhasil, Bupati Satono Bawa Program Sekolah Rakyat Kemensos ke Kabupaten Sambas

April 2, 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
National

Menaker: WFH 1 Hari per Minggu untuk Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD

April 2, 2026
National

Hadirkan Pembicara Lintas Negara, Sambas Jadi Tuan Rumah Seminar Internasional Dai Kawasan Borneo

April 2, 2026
Infrastruktur

Bupati Satono Koordinasikan Pelaksanaan Upgrading Dai dan Seminar Internasional di Wilayah Perbatasan

April 2, 2026
National

Bupati Sambas Pimpin Upacara Pelepasan Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/GTY ke Papua

April 2, 2026
Korlantas siapkan one way lokal KM 390-KM 70 antisipasi kepadatan. - news berita dari antara
National

Korlantas siapkan one way lokal KM 390-KM 70 antisipasi kepadatan

Maret 28, 2026
Next Post

Profil lima Anggota DK OJK yang baru, Friderica terpilih jadi Ketua

Ekonomi Bisnis

Lobi Pusat Berhasil, Bupati Satono Bawa Program Sekolah Rakyat Kemensos ke Kabupaten Sambas

April 2, 2026

TERASBERITA ID, SAMBAS - Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I. MH melakukan pertemuan khusus bersama Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr...

Read more
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

Menaker: WFH 1 Hari per Minggu untuk Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD

April 2, 2026

Hadirkan Pembicara Lintas Negara, Sambas Jadi Tuan Rumah Seminar Internasional Dai Kawasan Borneo

April 2, 2026

Bupati Satono Koordinasikan Pelaksanaan Upgrading Dai dan Seminar Internasional di Wilayah Perbatasan

April 2, 2026

Bupati Sambas Pimpin Upacara Pelepasan Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/GTY ke Papua

April 2, 2026

seedbacklink

Seedbacklink

Teras Berita

Jalan MT Haryono Kav 10
Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta

Follow us

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2
  • News
  • National
  • Lifestyle
  • Opinion
  • Tech

© 2023 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version