Jumat, 23 Oktober 2026
Disambut Antusias Warga Sendoyan, Bupati Sambas Beri Kejutan Gratiskan 500 Paket Sembako

Disambut Antusias Warga Sendoyan, Bupati Sambas Beri Kejutan Gratiskan 500 Paket Sembako

2 menit baca

SAMBAS – TERASBERITA.ID — Bupati Sambas, Satono, memberikan kejutan manis kepada warga Desa Sendoyan, Kecamatan Sejangkung, dengan menggratiskan 500 paket sembako pada Jumat (11/9/2026). Aksi sosial tersebut dilakukan secara spontan di sela-sela agenda peninjauannya dalam kegiatan bazar sembako murah di wilayah tersebut.

Awalnya, kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sambas itu murni untuk membuka dan memantau jalannya program pasar murah. Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas dengan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) sebagai langkah strategis dalam mengendalikan laju inflasi daerah.

Dalam bazar tersebut, penyelenggara mengalokasikan paket sembako bersubsidi seharga Rp75 ribu yang berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Namun, melihat antusiasme warga yang rela berbondong-bondong mengantre kupon, Bupati Satono tergerak untuk menanggung biaya ratusan paket tersebut dari kantong pribadinya.

“Saya yang bayar. Hari ini saya bantu, warga tidak perlu membayar,” tutur Satono secara spontan di lokasi. Sontak, kebijakan mendadak tersebut langsung disambut sorak syukur warga yang hadir, sehingga pemegang kupon dapat membawa pulang paket sembako tanpa harus merogoh kocek sepeser pun.

Lebih lanjut, Satono menegaskan bahwa penyelenggaraan pasar murah merupakan wujud nyata intervensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan esensial di tengah masyarakat.

“Ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat,” tegasnya.

Ke depannya, Pemkab Sambas menargetkan agar program pro-rakyat ini dapat berjalan berkesinambungan dan distribusinya merata di seluruh desa. Langkah mitigasi ekonomi ini diharapkan mampu menjadi bantalan sosial bagi warga Kabupaten Sambas di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.

Berita Terkait