Teras Berita
No Result
View All Result
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
  • News
    • Pemda
    • Pemerintahan
  • BUMN
    • BUMDes
    • BUMD
  • Keuangan
    • Asuransi
    • CSR
  • Ekonomi Bisnis
  • Infrastruktur
  • Teras Kita
  • Teras Muslim
  • Tokoh Publik
  • UMKM
  • Wisata Budaya
No Result
View All Result
Teras Berita
No Result
View All Result
Home News

Plesetan IPB dan ITB

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TerasBerita.ID-Ada joke yang cukup lucu, seorang teman lulusan ITB memplesetkan kepanjangan almamaternya jadi: Institut Tarbiyah Bandung. karena menurut dia, sekarang di kampus tersebut, kegiatan rohis lebih rame dari kegiatan atau seminar yang mengkaji hal-hal yang terkait teknologi. 

Joke tentang IPB tidak kalah lucu dari joke ITB, plesetan kepanjangannya jadi: Institut Pelatihan Bekam. Joke ini lahir karena menurut rumor yang beredar, katanya banyak lulusan IPB yang melenceng pekerjaanya setelah lulus, alih-alih mengembangkan teknologi agrikultur, tapi malah berprofesi jadi praktisi bekam, plus jualan herbal, dan dilengkapi kemampuan meruqyah, gimmick nya thibbun nabawi.

Dua joke yang lucu, sulit dipercaya memang. 

Kita boleh percaya boleh tidak, ya namanya juga joke dan rumor, bisa benar, bisa juga tidak, jika tidak, ya sudah lupakan saja, jika benar, pastinya terdengar janggal dan menimbulkan tanya, kok bisa-bisanya orang-orang dengan keilmuan teknik, dan berpondasi ilmu pasti, menggandrungi ilmu yang tidak pasti. 

Fenomena insinyur-insinyur yang gandrung belajar agama memang sedang terjadi di Indonesia, mungkin karena mereka sering mendengar  ceramah dari da’i-da’i kondang di televisi, atau terpengaruh dengan acara artist hijrah.  para tokoh agama merasa senang dengan fenomena tersebut, tapi tidak dengan kaum rasionalis.

“Mungkin mereka sudah mendapatkan hidayah” itu kata para agamawan, “kita patut bangga, karena sekarang banyak insinyur yang bukan saja pintar, tapi juga sholeh (religius), seharusnya ini didukung, bahkan kalau bisa, kita ciptakan insinyur-insinyur yang hafidz Qur’an” begitu kata salah satu tokoh agama yang cukup terkenal. Tidak heran jika banyak PTN sekarang menerima mahasiswa baru dari jalur hafidz, bukan cuma jalur prestasi. 

Kaum rasionalis kebakaran jenggot melihat fenomena tersebut, mereka bukan khawatir jika nantinya para insinyur-insinyur berpikiran radikal, seperti yang ditakutkan para liberalis, tapi mereka khawatir jika insinyur-insinyur menjadi religius maka akan membuat mereka tidak kreatif,  berhenti berfikir kritis, menyerahkan semua masalah teknis terjadi atas kehendak Tuhan. Sesuatu yang kontradiktif terjadi.

Sejatinya insinyur-insinyur (para rasionalis) mencari jawaban atas semua permasalahan. Sementara orang-orang religius mengatakan semua permasalahan jawabanya ada di kitab suci. Ada tarik menarik yang membuat mereka berhenti berpikir.

Sain itu pembuktian kebenaran, dan terus berkembang, sementara Agama adalah kebenaran dogmatis, berhenti pada wahyu. Apa akibatnya jika insinyur-insinyur (ilmuwan) terlalu religius, Maka Ilmu pengetahuan tidak berkembang, dan kita mati berpikir. 

(Zarkasih Husein)

Related Posts

Ekonomi Bisnis

Lobi Pusat Berhasil, Bupati Satono Bawa Program Sekolah Rakyat Kemensos ke Kabupaten Sambas

April 2, 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
National

Menaker: WFH 1 Hari per Minggu untuk Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD

April 2, 2026
National

Hadirkan Pembicara Lintas Negara, Sambas Jadi Tuan Rumah Seminar Internasional Dai Kawasan Borneo

April 2, 2026
Infrastruktur

Bupati Satono Koordinasikan Pelaksanaan Upgrading Dai dan Seminar Internasional di Wilayah Perbatasan

April 2, 2026
National

Bupati Sambas Pimpin Upacara Pelepasan Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/GTY ke Papua

April 2, 2026
Korlantas siapkan one way lokal KM 390-KM 70 antisipasi kepadatan. - news berita dari antara
National

Korlantas siapkan one way lokal KM 390-KM 70 antisipasi kepadatan

Maret 28, 2026
Next Post

BUMDes Bone Bolongo Genjot Ekspor Komoditas

Please login to join discussion
Ekonomi Bisnis

Lobi Pusat Berhasil, Bupati Satono Bawa Program Sekolah Rakyat Kemensos ke Kabupaten Sambas

April 2, 2026

TERASBERITA ID, SAMBAS - Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I. MH melakukan pertemuan khusus bersama Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr...

Read more
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

Menaker: WFH 1 Hari per Minggu untuk Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD

April 2, 2026

Hadirkan Pembicara Lintas Negara, Sambas Jadi Tuan Rumah Seminar Internasional Dai Kawasan Borneo

April 2, 2026

Bupati Satono Koordinasikan Pelaksanaan Upgrading Dai dan Seminar Internasional di Wilayah Perbatasan

April 2, 2026

Bupati Sambas Pimpin Upacara Pelepasan Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/GTY ke Papua

April 2, 2026

seedbacklink

Seedbacklink

Teras Berita

Jalan MT Haryono Kav 10
Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta

Follow us

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2
  • News
  • National
  • Lifestyle
  • Opinion
  • Tech

© 2023 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version