PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), yang berperan sebagai Subholding Gas Pertamina, memiliki rencana ambisius untuk memperluas jangkauan layanan gas bumi. Menurut target yang ditetapkan, PGN berencana untuk menyalurkan sekitar 877 BBTUD gas bumi kepada berbagai segmen pelanggan pada tahun 2026, mencatatkan pertumbuhan sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Optimisme ini muncul dari meningkatnya permintaan, terutama di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang dipandang sebagai titik fokus pertumbuhan ekonomi.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyatakan bahwa fokus utama PGN hingga tahun 2026 adalah penguatan operasional. Hal ini bertujuan untuk menjamin keandalan layanan yang diberikan kepada pelanggan sebagai investasi jangka panjang. PGN juga memiliki cita-cita untuk membawa gas bumi lebih dekat kepada masyarakat di berbagai sektor dan pusat ekonomi yang ada.
Dalam upaya memastikan pencapaian target tersebut, PGN tengah menggencarkan beberapa proyek strategis. Di antaranya adalah akselerasi inisiatif untuk memperkuat infrastruktur yang meliputi transmisi, distribusi, dan regasifikasi. Fajriyah menekankan pentingnya perluasan layanan melalui keterikatan pelanggan, terutama pada sektor komersial dan industri yang bervariasi.
Proyek infrastruktur yang sedang berjalan meliputi pembangunan Pipa Cikampek – Plumpang serta penambahan jalur Pipa Distribusi Sei Mangkei. PGN juga berkomitmen untuk mengembangkan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi dalam penyediaan gas.
Selain itu, terdapat pula program untuk memperluas akses energi ke rumah tangga melalui jaringan gas rumah tangga (jargas) di wilayah Sumatera dan Jawa. Langkah ini sejalan dengan inovasi infrastruktur midstream yang diusung PGN, berupa beberapa moda baru seperti CNG cylinder, LNG Hub retail, trucking, dan Vertical Gas Liquid (VGL) tank.
PGN juga berencana untuk memperkuat infrastruktur LNG dengan mengoptimalkan fasilitas Hub & Storage Arun. Fasilitas tersebut kini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan yang memadai dan akan mengalami ekspansi untuk menyediakan LNG ke wilayah Indonesia timur, khususnya untuk mendukung sektor kelistrikan.
Dalam perjalanan pengembangan proyek strategis ini, PGN tetap berkomitmen untuk menerapkan praktik ramah lingkungan melalui inisiatif low emission. PGN berfokus pada pengembangan produk gas terbarukan dan gas alami yang mendukung praktik bisnis energi hijau, seperti biomethane dan turunan gas lainnya.
Fajriyah menegaskan bahwa dalam semua proyek yang dijalankan, PGN akan terus berupaya semaksimal mungkin, dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan memastikan dampak positif bagi masyarakat serta perusahaan. Dengan strategi yang solid dan inovatif, PGN berharap dapat menciptakan nilai tambah dan keberlanjutan di sektor energi dalam jangka panjang.
